skip to Main Content

Welcome To Aryasatya

Jasa Pembuatan Aplikasi Berbasis Web Terbaik dan Termurah. Pengembangan Dilakukan oleh Team Programming Profesional dan Berpengalaman. Fokus Jasa Kami adalah Jasa Pembuatan Website, Digital Product, Web Programming, Toko Online , dan Aplikasi Berbasis Web

aryasatya.home@gmail.com
0815-4287-9587
Jl. Raya Pesanggrahan No. 20 RT. 02 RW. 03
Kec. Kesugihan, Kab. Cilacap
Jawa Tengah - 53274

Belajar PHP Part 2: Sejarah PHP dan Versi Perkembangannya

Belajar PHP Part 2: Sejarah PHP Dan Versi Perkembangannya

Sejarah php dan versi perkembangannya adalah bahasan dasar yang harus diketahui oleh codinger aplikasi agar dapat mengetahui perbedaaan versi php. PHP bersifat open source yang kita ketahui sekarang ternyata berbeda jauh dari tujuan awal bahasa pemrograman aplikasi ini dikembangkan. Jadi selain membahas tentang sejarah php, disini juga akan dibahas tentang perkembangan php dari versi 1 yaitu PHP/F1 sampai dengan PHP versi 5.6.3 yang dirilis 13 November 2014. Mungkin tidak begitu penting, tetapi tidak ada salahnya jika kita mengetahui sejarah php dan perkembangan versi php sebagai pengetahuan. Bagimanapun juga php adalah bahasa pemrograman web No. 1 di dunia yang patut kita apresiasi.

Ternyata sejarah php dan versi perkembangannya tidak berhenti di versi 5.6 pada saat artikel ini dipublikasikan. Pada akhir tahun 2019 ini kita telah merasakan kedinamisan PHP versi 7.3.9 atau PHP 7, dan mungkin akan segera rilis kembali versi terbarunya. Sebagaimana bermula pada tahun 1994 ketika programmer kelahiran Denmark yang sekarang berdomisili di Canada yaitu Rasmus Lerdorf membuat sebuah script

Berikut adalah penjelasan tentang sejarah php dan versi perkembangannya mulai dari PHP/FI versi 1 hingga saat ini yaitu PHP 7. Mohon baca step by step dan pahami pengertian php agar memahami sepenuhnya;

Sejarah PHP dan Versi Perkembangannya

1. PHP/FI : Personal Home Page/Forms Interpreter

Sejarah PHP bermula pada tahun 1994 1995 ketika seorang programmer kelahiran Denmark yang sekarang berdomisili di Canada, Rasmus Lerdorf membuat sebuah kode program (script) dengan bahasa Perl untuk website pribadinya. Salah satu kegunaan kode program tersebut adalah untuk menampilkan resume pribadi dan mencatat jumlah pengunjung ke sebuah website.

Dengan alasan untuk meningkatkan performa, Rasmus Lerdorf kemudian membuat ulang kode program tersebut dalam bahasa C. Beliau mengembangkannya lebih lanjut sehingga script tersebut memiliki kemampuan untuk memproses form HTML dan berkomunikasi dengan database. Lerdorf menyebut kode program ini sebagai Personal Home Page/Forms Interpreter atau PHP/FI. Inilah asal mula penamaan PHP digunakan. PHP/FI dapat digunakan untuk membuat aplikasi web dinamis sederhana pada masa itu.

Membahas sejarah PHP dan versi perkembangannya, inilah awal sejarah php karena Lerdorf kemudian merilis kode tersebut ke publik dengan sebutan Personal Home Page Tools (PHP Tools) version 1.0. Perilisan ini diumumkan pada 8 Juni 1995 di alamat comp.infosystems.www.authoring.cgi, sebuah group diskusi Usenet. Berikut adalah kutipan dari pengumuman tersebut;

From: rasmus@io.org (Rasmus Lerdorf)
Subject: Announce: Personal Home Page Tools (PHP Tools)
Date: 1995/06/08
Message-ID: <3r7pgp$aa1@ionews.io.org>#1/1
organization: none
newsgroups: comp.infosystems.www.authoring.cgi
 
Announcing the Personal Home Page Tools (PHP Tools) version 1.0.
These tools are a set of small tight cgi binaries written in C.
They perform a number of functions including:
 
. Logging accesses to your pages in your own private log files
. Real-time viewing of log information
. Providing a nice interface to this log information
. Displaying last access information right on your pages
. Full daily and total access counters
. Banning access to users based on their domain
. Password protecting pages based on users' domains
. Tracking accesses ** based on users' e-mail addresses **
. Tracking referring URL's - HTTP_REFERER support
. Performing server-side includes without needing server support for it
. Ability to not log accesses from certain domains (ie. your own)
. Easily create and display forms
. Ability to use form information in following documents
 
Here is what you don't need to use these tools:
. You do not need root access - install in your ~/public_html dir
. You do not need server-side includes enabled in your server
. You do not need access to Perl or Tcl or any other script interpreter
. You do not need access to the httpd log files
 
The only requirement for these tools to work is that you have
the ability to execute your own cgi programs. Ask your system
administrator if you are not sure what this means.
 
The tools also allow you to implement a guestbook or any other
form that needs to write information and display it to users
later in about 2 minutes.
 
The tools are in the public domain distributed under the GNU
Public License. Yes, that means they are free!
For a complete demonstration of these tools, point your browser
at: http://www.io.org/~rasmus
 
--
Rasmus Lerdorf
rasmus@io.org
http://www.io.org/~rasmus

Dari kutipan pengumuman di atas dapat ditarik informasi bahwa sejarah PHP pada awalnya adalah sebuah framework bahasa C. Dan memiliki banyak fungsi dalam mengembangkan web, bukan sebuah bahasa pemrograman utuh seperti yang kita kenal sekarang. Dari pengumuman tersebut kita dapat mengetahui kebutuhan programmer saat itu, seperti mencari cara untuk membuat halaman yang dapat dilindungi oleh password, kemudahan dalam penanganan form, dan kemampuan mengakses data dari halaman lain.

Tahukan Anda, bahwa alamat website yang tertera di atas sudah tidak dipakai lagi …

Informasi

2. PHP/FI : Personal Home Page/Forms Interpreter 2

Sejarah PHP dan versi perkembangannya berikutnya ada pada tahun 1996 dengan rilisnya PHP/FI versi 2.0. Dalam memenuhi kebutuhan pengembangan dan penambahan fitur web pada saat itu pada April 1996, Rasmus Lerdorf mengumumkan PHP/FI versi 2.0. PHP versi 2 ini dirancang Lerdorf pada saat mengerjakan sebuah proyek di University of Toronto yang membutuhkan pengolahan data dan tampilan web yang rumit. PHP/FI versi 1 sebenarnya mampu menangani, namun performa yang dihasilkan dirasakan belum cukup, sehingga butuh penambahan fitur lanjutan.

Berikut adalah kutipan email dari Lerdorf yang ditujukan kepada group diskusi Usenet pada tahun 1996. Dan mengandung sejarah PHP saat ini;

From: rasmus@madhaus.utcs.utoronto.ca (Rasmus Lerdorf)
Subject: ANNOUNCE: PHP/FI Server-side HTML-Embedded Scripting Language
Date: 1996/04/16
Newsgroups: comp.infosystems.www.authoring.cgi
 
PHP/FI is a server-side HTML embedded scripting language. It has built-in
access logging and access restriction features and also support for
embedded SQL queries to mSQL and/or Postgres95 backend databases.
 
It is most likely the fastest and simplest tool available for creating
database-enabled web sites.
It will work with any UNIX-based web server on every UNIX flavour out
there. The package is completely free of charge for all uses including
commercial.
 
Feature List:
. Access Logging
Log every hit to your pages in either a dbm or an mSQL database.
Having hit information in a database format makes later analysis easier.
. Access Restriction
Password protect your pages, or restrict access based on the refering URL
plus many other options.
. mSQL Support
Embed mSQL queries right in your HTML source files
. Postgres95 Support
Embed Postgres95 queries right in your HTML source files
. DBM Support
DB, DBM, NDBM and GDBM are all supported
. RFC-1867 File Upload Support
Create file upload forms
. Variables, Arrays, Associative Arrays
. User-Defined Functions with static variables + recursion
. Conditionals and While loops
Writing conditional dynamic web pages could not be easier than with
the PHP/FI conditionals and looping support
. Extended Regular Expressions
Powerful string manipulation support through full regexp support
. Raw HTTP Header Control
Lets you send customized HTTP headers to the browser for advanced
features such as cookies.
. Dynamic GIF Image Creation
Thomas Boutell's GD library is supported through an easy-to-use set of
tags.
 
It can be downloaded from the File Archive at: <URL:http://www.vex.net/php>
--
 
Rasmus Lerdorf
rasmus@vex.net

Perkembangan PHP pada PHP/FI versi 2 adalah terkait penambahan fitur-fitur baru. Dan ini juga merupakan catatan sejarah PHP bahwa pada saat itu adalah pertama kali kata “scripting language” (bahasa script) digunakan dalam PHP.

Perilisan versi kedua ini dikarenakan tuntutan programmer web yang saat itu menginginkan lebih dari sekedar kumpulan fungsi-fungsi. Namun lebih dari itu, membutuhkan fitur logika seperti “if” dan “else“.

Jadi tahu ya? PHP telah mampu menjalankan instruksi operasi logika.

Operasi PHP

3. PHP: Hypertext Preprocessor 3

Sejarah PHP dan versi perkembangannya berikutnya di tandai oleh evolusi PHP yang terjadi pada pertengahan tahun 1997. PHP versi 2 telah menarik banyak perhatian programmer, namun bahasa ini memiliki masalah dengan kestabilan yang kurang bisa diandalkan. Hal ini lebih dikarenakan Lerdorf hanya bekerja sendiri untuk mengembangkan PHP. Pada saat itu muncul sejarah PHP baru dengan bergabungnya Zeev Suraski dan Andi Gutmans. Meraka ikut mengambil bagian dan membuat ulang parsing engine yang menjadi dasar dari PHP agar lebih stabil.

Dengan dukungan dari banyak programmer lainnya, proyek PHP secara perlahan beralih dari proyek satu orang menjadi proyek masal yang lebih akrab kita kenal sebagai open source project. PHP selanjutnya dikembangkan oleh The PHP Group yang merupakan kumpulan banyak programmer dari seluruh dunia.

Dan pada Juni 1998 sejah PHP baru kembali dicatat, yaitu PHP versi 3 resmi dirilis, berikut kutipannya;

June 6, 1998 -- The PHP Development Team announced the release of PHP 3.0,
the latest release of the server-side scripting solution already in use on
over 70,000 World Wide Web sites.
 
This all-new version of the popular scripting language includes support
for all major operating systems (Windows 95/NT, most versions of Unix,
and Macintosh) and web servers (including Apache, Netscape servers,
WebSite Pro, and Microsoft Internet Information Server).
PHP 3.0 also supports a wide range of databases, including Oracle, Sybase, 
Solid, MySQ, mSQL, and PostgreSQL, as well as ODBC data sources.
 
New features include persistent database connections, support for the
SNMP and IMAP protocols, and a revamped C API for extending the language
with new features.
 
"PHP is a very programmer-friendly scripting language suitable for
people with little or no programming experience as well as the
seasoned web developer who needs to get things done quickly. The
best thing about PHP is that you get results quickly," 
said Rasmus Lerdorf, one of the developers of the language.
 
"Version 3 provides a much more powerful, reliable, and efficient
implementation of the language, while maintaining the ease of use and
rapid development that were the key to PHP's success in the past,"
added Andi Gutmans, one of the implementors of the new language core.
 
"At Circle Net we have found PHP to be the most robust platform for
rapid web-based application development available today," said Troy
Cobb, Chief Technology Officer at Circle Net, Inc. "Our use of PHP
has cut our development time in half, and more than doubled our client
satisfaction. PHP has enabled us to provide database-driven dynamic
solutions which perform at phenomenal speeds."
 
PHP 3.0 is available for free download in source form and binaries for
several platforms at http://www.php.net/.
 
The PHP Development Team is an international group of programmers who
lead the open development of PHP and related projects.
For more information, the PHP Development Team can be contacted at
core@php.net.

Rilisnya PHP 3 adalah sejarah PHP baru dalam perubahan nama dan singkatan. Rilisnya PHP versi 3 ditandai dengan perubahan singkatan PHP yang sebelumnya PHP/FI: Personal Home Page Tools, menjadi PHP: Hypertext Preprocessor. Kepanjangan PHP sebagai PHP: Hypertext Preprocessor disebut juga sebagai kepanjangan rekursrif, sebuah istilah dalam pemrograman dimana suatu fungsi memanggil dirinya sendiri. Jadi, sejak PHP versi 3, kepanjangan PHP berubah menjadi PHP: Hypertext Preprocessor.

Setelah perilisan PHP 3.0, PHP semakin populer digunakan di seluruh dunia. Dan sejak saat itu, penggunaan PHP sebagai bahasa pemrograman web menjadi sebuah standar bagi programmer web application.

4. PHP: Hypertext Preprocessor 4

Tidak lama setelah PHP 3 dirilis, Zeev Suraski, Andi Gutmans dan juga berbagai programmer di seluruh dunia mengembangkan PHP lebih jauh lagi dengan memperkenalkan banyak fitur lanjutan. Fitur tersebut seperti layer abstraksi antara PHP dengan web server, menambahkan mekanisme thread-safety, dan two-stage parsing. Parsing baru ini dikembangkan oleh Zeev dan Andi, dan dinamakan Zend engine. Akhirnya pada 22 May 2000 diluncurkan PHP 4.0, sebagai catatan baru sejarah PHP dan versi perkembangannya.

PHP versi 4 juga menyertakan fitur pemrograman objek / Object Oriented Programming, walaupun belum sempurna. Sehingga ini adalah sejarah PHP dalam penggunaan OOP.

5. PHP: Hypertext Preprocessor 5

Sejarah PHP dan versi perkembangannya slanjutnya adalah pada tahun 2004 yaitu PHP 5.x. Versi ini diluncurkan pada 13 Juli 2004 dimana PHP 5 telah mendukung penuh pemrograman object dan peningkatan performa melalui Zend engine versi 2. Beberapa penambahan fitur meliputi PDO (PHP Data Objects) untuk pengaksesan database, closures, trait, dan namespaces.

PHP versi 5 dikenal sangat stabil dan dapat dikatakan memiliki performa yang powerfull dalam hal pemrosesan data. Terbukti bertahan cukup lama, bahkan hingga saat ini pada saat artikel ini di posting. Versi stabil terakhir dari PHP 5 adalah versi 5.6.3 yang telah lebih dari 15 tahun berlalu sejak dirilisnya PHP versi 5.

6. PHP: Hypertext Preprocessor 6

Sejarah PHP dan versi perkembangannya selanjutnya adalah PHP 6.x yang sebenarnya telah lama dikembangkan sejak tahun 2005. Fokus pengembangan PHP 6 terutama dalam mendukung Unicode agar PHP bisa mendukung berbagai jenis karakter bahasa non-latin. Dalam sejarah PHP, versi 6 ini kurang populer, mungkin karena PHH 5 dirasakan cukup powerfull.

Namun karena beberapa alasan seperti kurangnya programmer dan performa yang tidak memuaskan, pengembangan PHP 6 dihentikan dan fitur yang ada dimasukkan ke dalam PHP 5.

7. PHP: Hypertext Preprocessor 7

Sejarah PHP dan versi perkembangannya sebagai catatan akhir hingga saat ini adalah pada tanggal 3 Desember 2015 yaitu PHP 7 resmi dirilis. Perubahan yang paling terlihat adalah peningkatan performa. Menggunakan Zend Engine 3, PHP 7 diklaim berjalan 2 kali lebih cepat daripada PHP 5.6.

Core engine PHP 7 berasal dari proyek eksperimen phpng (PHP next generation), yang dikembangkan Dmitry Stogov, Xinchen Hui dan Nikita Popov. Proyek ini menggunakan pendekatan modern agar PHP diproses dengan lebih cepat seperti memakai teknik just-in-time (JIT) compiler. Selain performa yang meningkat, terdapat beberapa fitur baru di PHP 7, seperti combined comparison operator atau dikenal dengan spaceship operator “<=>”, anonymous classes, dan dukungan yang lebih stabil untuk server 64-bit.

Beberapa fitur yang telah “usang” (deprecated) juga dihapus, seperti penulisan PHP dengan ASP style <% %> dan tag . Kedua cara penulisan kode ini sudah tidak bisa digunakan lagi. Modul mysql extension juga dihapus karena sudah diganti dengan mysqli extension. Penghapusan modul mysql extension ini sering menjadi masalah karena banyak kode program atau buku PHP lama yang masih menggunakannya. Bahkan oleh programmer senior yang memulai debutnya di awal tahun 2010an.

Sejarah PHP dan Versi Perkembangannya

Membahas sejarah PHP dan versi perkembangannya, ternyata terdapat beebrapa hal unik dan cukup menjadi misteri. Diantaranya adalah terkait penamaan versi PHP, sebelum PHP 7, versi terakhir dari PHP adalah PHP 5. Kemana PHP 6?

Ternyata dalam catatan sejarah PHP ada juga hal yang tidak semua mengetahuinya. Bahwa setelah perdebatan yang cukup panjang, tim dibalik pengembangan PHP mengambil voting dan memutuskan tidak menamai PHP terbaru dengan PHP 6, tapi PHP 7. Tujuannya adalah untuk menghindari kebingungan dengan buku PHP 6 yang telah terlanjur beredar. Versi PHP akan langsung loncat dari PHP 5 menjadi PHP 7. Dengan kata lain, PHP 6 “tidak pernah dilahirkan”, namun tetap ada dalam catatan sejarah PHP.

Sampai disini setidaknya kita telah mengetahui asal usul PHP dalam sejarah PHP sebagai bentuk belajar php. Bahwa PHP memiliki sejarah panjang untuk menjadi bahasa pemrograman server-side paling populer di dunia hingga saat ini. Walaupun terkendala dengan perilisan PHP versi 6. PHP 7 saat ini menjadi versi PHP terbaru dan versi yang disarankan karena sangat ringan, fleksibel, dan powerfull.

Sumber; http://en.wikipedia.org/wiki/PHP , www.php.net , www.duniailkom.com

Incoming search;

  • sejarah php dan perkembangannya
  • sejarah perkembangan php
  • sejarah php lengkap
  • sejarah php
  • sejarah php dan versi perkembangannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top
×Close search
Search