skip to Main Content

Welcome To Aryasatya

Jasa Pembuatan Aplikasi Berbasis Web Terbaik dan Termurah. Pengembangan Dilakukan oleh Team Programming Profesional dan Berpengalaman. Fokus Jasa Kami adalah Jasa Pembuatan Website, Digital Product, Web Programming, Toko Online , dan Aplikasi Berbasis Web

aryasatya.home@gmail.com
0815-4287-9587
Jl. Raya Pesanggrahan No. 20 RT. 02 RW. 03
Kec. Kesugihan, Kab. Cilacap
Jawa Tengah - 53274

Berapa Biaya Jasa Pembuatan Aplikasi Berbasis Web – Terbaru

Berapa Biaya Jasa Pembuatan Aplikasi Berbasis Web – Terbaru

Berapa biaya jasa pembuatan aplikasi berbasis web software adalah hal penting yang harus kita ketahui sebagai developer ataupun bisnis owner. Mengapa demikian, tentu agar tidak keliru dalam mengambil tindakan. Baik sebagai developer aplikasi atau sebagai pengusaha yang membutuhkan aplikasi. Sebagai developer aplikasi berbasis web harus mengetahui beraya biaya jasa agar tidak rugi dalam menerima sebuah projek. Sebagai pengusaha yang membutuhkan aplikasi atau software agar dapat mengambil keputusan, apakah harus hire programmer atau cukup lelang projek saja.

Biaya jasa pembuatan aplikasi berbasis web adalah masalah yang rumit, karena tentu klien ingin langsung mengetahui berapa angka pasti. Sedangkan developer aplikasi berbasis web atau software tidak dapat langsung menentukan angka biaya saat itu juga. Hal terdekat yang harus segera dilakukan adalah melakukan pendekatan terhadap jumlah modul yang terdapat dalam sebuah konsep rancangan aplikasi. Kemudian mengalikan dengan estimasi biaya yang biasa di ambil dengan jumlah modul tersebut. Sehingga berapa biaya jasa pembuatan aplikasi berbasis web dapat segera ditentukan dengan waktu yang tidak begitu lama.

Berapa Biaya Jasa Pembuatan Aplikasi Berbasis Web

Artikel ini akan menjelaskan bagaimana membuat perkiraan biaya menjadi lebih mudah. Dan bagaimana kita memperkirakan berapa biaya jasa pembuatan aplikasi berbasis web secara spesifik.

Umumnya terdapat tiga metodologi yang dapat digunakan untuk memprediksi biaya jasa pembuatan aplikasi berbasis web. Yaitu berdasarkan:

  1. Spesifikasi proyek
  2. Cerita pengguna
  3. Berdasarkan nilai kelayakan

Pendekatan pertama melibatkan proses duduk bersama dengan software house. Dan membuat rincian daftar fitur-fitur yang ingin disematkan di aplikasi berbasis web.

Pendekatan ini digunakan untuk sistem yang kompleks, biasanya diaplikasikan untuk proyek pembuatan aplikasi skala enterprise berbasis web. Serta menggunakan pendekatan waterfall untuk proses pengembangan, karena memungkinkan membuat perkiraan yang lebih akurat untuk waktu dan anggaran yang diperlukan. Namun, meskipun proyeksi biaya dapat dibuat akurat, proyek dapat saja terjebak di spesifikasi yang telah ditentukan dan menjadi kurang adaptif terhadap perubahan yang mungkin terjadi.

Untuk mendapat estimasi yang tepat, kita dapat menggunakan teknik estimasi tiga titik. Artinya membuat tiga poin untuk mewakili kemungkinan distribusi yang diperlukan, berdasarkan perkiraan terbaik dan pengalaman sebelumnya. Yaitu:

  • a = prakiraan terbaik
  • m = prakiraan yang paling mungkin
  • b = prakiraan terburuk

Membuat sekumpulan cerita pengguna adalah pendekatan kedua untuk mengidentifikasi berapa biaya untuk pembuatan aplikasi berbasis web.

Kisah pengguna adalah definisi singkat (satu-dua kalimat) dari apa yang end-user lakukan atau perlu lakukan. Berikut contohnya: “Sebagai pengguna, saya ingin mengklik masuk ke akun menggunakan email atau akun media sosial saya”. Kita dapat mengikuti pendekatan 5-W dan memulai cerita Anda di seputar pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Siapa (who)
  • Kapan (when)
  • Dimana (where)
  • Apa (what)
  • Mengapa (why)

Kisah pengguna (user stories) standarnya dipasangkan dengan pendekatan Agile karena fokus pada pengembangan inkremental dan integratif dari perangkat lunak. Hal ini disebabkan, cerita pengguna terhitung samar dibandingkan spesifikasi fungsional standar, akibatnya keseluruhan proyek menjadi lebih fleksibel.

Pendekatan lain untuk memperkirakan biaya pembuatan aplikasi berbasis web adalah menggunakan asumsi nilai kelayakan.

Kita dapat menentukan nilai kelayakan dari dua perspektif:

  • Kemungkinan ROI proyek yang memberi profit untuk perusahaan.
  • Nilai sumber daya yang dibutuhkan untuk menciptakan output.

Tentu saja, menghitung potensial ROI bahkan sebelum kita memulai proyek pengembangan adalah hal yang sangat sulit. Oleh karena itu, pertimbangkan untuk berfokus pada elemen nilai kedua – modal kerja.

Strategi yang digunakan di sini adalah memastikan perusahaan memiliki lebih banyak aset daripada kewajiban, dengan menggunakan modal yang tepat. Sehingga tidak menghambat pertumbuhan atau melukai arus kas perusahaan. Nilai proyek harus dibandingkan dengan biaya mempekerjakan karyawan tetap untuk melakukan pekerjaan yang sama. Bandingkan waktu yang diperlukan untuk mengembangkan aplikasi berbasis web. dengan upaya yang diperlukan untuk merekrut semua pengembang (developer) aplikasi berbasis web dan mendukung personil internal.

Berapa biaya yang ditawarkan Software House untuk aplikasi berbasis web kustom?

Kita dapat memprediksi angka proposal dengan mengidentifikasi beberapa perusahaan jasa pembuatan aplikasi berbasis web yang umumnya memiliki kesamaan. Bernard Kohan mengkategorikan perusahaan-perusahan itu ke dalam kategorisasi berikut:

Kelas Istimewa

Ini adalah perusahaan besar yang telah berdiri sejak lama di komunitas software development dengan kantor mewah, memiliki rekam jejak dengan klien ternama dan eksekutif yang dibayar dengan baik. Perusahaan ini biasanya menjual jasa mereka hanya untuk jenis klien tertentu dengan label harga proyek minimum mulai dari 125 juta. Developer mereka dapat memperoleh hingga delapan digit setiap bulan dan biaya rata-rata proyek pengembangan adalah sekitar 80 juta. Proposal dibuat tanpa cela oleh Head Sales Executive dan dikenakan tarif 200-500 juta untuk kebutuhan aplikasi super custom. Standarnya, perusahaan seperti ini membangun produk-produk berkualitas tinggi.

Kelas Sedang

Ini adalah perusahaan yang lebih kecil dengan sekitar 10 hingga 100 orang di kantor, pengeluaran yang tidak terlalu besar dan operasi yang efisien. Tergantung lokasi, biaya pengembangan per jam mereka akan jatuh ke dalam kisaran. Perusahaan-perusahaan seperti ini umumnya terorganisir dengan baik, gesit dan mampu melakukan proses pengembangan tanpa mengorbankan kualitas kode secara keseluruhan.

Mereka adalah mitra terbaik dalam jangka pendek maupun jangka panjang selama:

  • Menjaga standar etika tetap tinggi, terutama ketika menyangkut manajemen senior dan pemilik.
  • Telah terbukti berpengalaman dalam proyek pengembangan skala besar (kualitas kode sangat bagus).
  • Memiliki pengalaman yang cukup dalam desain, kegunaan, DevOps, migrasi teknologi dan keterampilan lain yang mungkin menarik.
Kelas Kecil

Ini adalah apa yang disebut perusahaan “butik” dengan hanya 2-3 karyawan tetap termasuk pemilik/mitra perusahaan. Biaya pengembangan per hari berkisar dari 100 ribu tergantung lokasi mereka. Jika tidak memiliki organisasi yang tepat dan manajemen yang kuat, mereka bukanlah pilihan yang paling cocok untuk proyek pembangunan berskala besar. Tetapi mereka sempurna untuk proyek UKM dan Kickstarter.

Kelas Independen

Developer yang keluar dari meja kantor dan menjadi pekerja lepas biasanya mendasarkan tingkat proyek pada pengetahuan dan pengalaman profesional mereka. Ditambah faktor tambahan seperti biaya hidup, biaya belanja, pajak, dll. Tarif yang dikutip dapat berkisar dari 100 ribu – 800 ribu per jam.

Dalam hal ini kita harus hati-hati saat memilih kandidat dan mengidentifikasi apakah:

  • Mereka mengerjakan proyek sebagai pekerjaan utama atau setelah pekerjaan harian mereka.
  • Seberapa lama mereka menjadi pekerja lepas. Semakin lama mereka menjadi pekerja lepas, kemungkinan etos profesional mereka semakin bagus.

Pekerja freelance tentu tidak akan dapat menyelesaikan proyek skala besar sendirian. Tetapi ia dapat menjadi sumber daya tambahan untuk tim internal yang bekerja secara remote untuk perusahaan.

Kalkulasi Kasar Biaya Jasa Pembuatan Aplikasi Berbasis Web

Pada dasarnya, biaya pembuatan aplikasi web terdiri dari jumlah jam kerja yang dihabiskan untuk menyelesaikannya. Kemudian dikali dengan tarif per jam dari tim penyedia jasa pembuatan aplikasi berbasis web. Jumlah jam kerja yang dibutuhkan untuk mengembangkan perangkat lunak sebagian besar bergantung pada tingkat kompleksitas. Kompleksitas di sini adalah jumlah fitur atau modul khusus yang ingin disematkan dan bagaimana aplikasi tersebut digunakan.

Ada tiga faktor inti yang mempengaruhi biaya pengembangan aplikasi web.

  1. Kompleksitas
  2. Tarif per jam
  3. Biaya pasca-rilis
Kompleksitas

Versi paling sederhana dari aplikasi adalah situs web di mana hanya satu orang yang mengelola konten, tidak ada pembayaran online yang dilakukan dan tidak diperlukan integrasi. Misalnya, situs web informasi tentang perusahaan dan layanannya.

Kerumitan aplikasi web akan meningkat jika Anda ingin:

  • Izinkan semua pengguna untuk mendaftar dan menambahkan konten mereka sendiri.
  • Berjualan online.
  • Izinkan orang lain untuk membeli dan menjual di situs web (C2C).
  • Mengintegrasikan aplikasi Anda dengan aplikasi lain.
  • Melokalkan situs web Anda di beberapa lokasi geografis.

Jadi, biaya aplikasi akan bergantung pada beberapa fitur yang akan dimasukkan untuk pengembangan.

Berikut ini adalah daftar fitur yang paling umum, yang semuanya dapat mempengaruhi kerumitan proyek aplikasi berbasis web.

  • Fitur E-niaga: Pembayaran atau penarikan (ketika pengguna dapat menjual di situs web Anda), penawaran daring.
  • Fitur Jejaring Sosial: Interaksi antara pengguna terdaftar (suka, berbagi, berkomentar, mengirim pesan), sistem scoring.
  • Alat Manajemen dan Operasional: panel admin, beberapa peran pengguna dengan berbagai tingkat akses, dasbor, statistik, dan analitik.

Singkatnya, semakin banyak fitur khusus yang ingin ditambahkan, semakin kompleks aplikasi berbasis web tersebut.

 

Tarif Per Jam

Pasar industri IT sangat beragam dan oleh karenanya sulit dinavigasi. Namun, baru-baru ini Jobplanet melakukan survei tentang beragam gaji di profesi IT, yang diikuti 7.500 orang responden. Dikutip dari Merdeka.com, di akhir paragraf ini adalah tabel rata-rata gaji karyawan IT di Indonesia, dari level staf dan manajer. Nilai yang tertera merupakan rata-rata gaji bersih yang diterima karyawan setiap bulan, belum termasuk dengan bonus dan tunjangan.

 

Biaya Pasca-Rilis

Biaya pasca-rilis biasanya termasuk perbaikan bug dan infrastruktur. Bug pasca-rilis dapat terjadi bahkan ketika terdapat engineer paling brilian bertugas mengembangkan aplikasi. Selama tahap pengujian, aplikasi diuji berdasarkan kebutuhan dan menggunakan skenario yang sebelumnya disetujui oleh klien.

berapa biaya jasa pembuatan aplikasi berbasis web

Berapa Biaya Jasa Pembuatan Aplikasi Berbasis Web

Intinya adalah:
Estimasi biaya aplikasi web dilakukan oleh analis bisnis, pemilik produk, dan jasa penyedia aplikasi berbasis web. Bersama-sama, mereka dapat memberitahu berapa biaya untuk membangun aplikasi web. Proses ini membutuhkan partisipasi aktif untuk membuat perkiraan lebih akurat.

Saat mengembangkan aplikasi web, memang penting untuk mengatur anggaran. Tetapi anggaran hanyalah tahap pertama dari proyek, kunci untuk pembuatan aplikasi berbasis web yang sukses adalah implikasi dari semua aktor yang terlibat. Peran klien sangat penting mulai dari desain dan diskusi awal maupun selama fase validasi. Selain itu, kebutuhan yang sebelumnya tidak ada bisa saja muncul saat proses pengembangan. Kita tidak ingin berakhir dengan produk yang tidak sesuai dengan kebutuhan.

Oleh karena itu: Lihatlah portofolio projek aplikasi berbasis web yang telah dikembangkan oleh developer. Umumnya menyediakan demopage dan harga versi demopage tersebut. Membuat aplikasi web bukan hanya tentang mengembangkan situs web, melainkan keseluruhan sistem. Dalam kasus seperti ini, estimasi dapat menjadi lebih atau kurang. Sehingga, bersikaplah santai dalam menerima angka jasa yang disebutkan oleh developer aplikasi. Luangkan waktu untuk bicara dengan tim penyedia jasa pembuatan aplikasi berbasis web, dan nikmati proses pengerjaan.

“Setuju = dikerjakan, Tidak setuju = Nego sampai setuju!”

Incoming search;

  • biaya jasa pembuatan website
  • estimasi biaya pembuatan website
  • biaya pembuatan website
  • harga pembuatan website company profile
  • biaya membuat website toko online
  • jasa pembuatan website terbaik
  • biaya website per bulan
  • jasa pembuatan website wordpress

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top
×Close search
Search